gities











{April 30, 2012}   Menjaga Kelembaban Kulit

Hindari kosmetik yang dapat mengurangi kelembaban kulit misalnya penggunaan sabun muka dengan PH yang tidak seimbang (PH yang sesuai dengan jenis PH manusia 4-6) atau penggunaan alkohol yang terlalu pekat biasanya yang terdapat dalam penyegar atau astringent.

Kurangi pemakaian air panas untuk mandi atau cuci muka (suhu >34 derajat celcius), sebaiknya segera gunakan pelembab sehabis mandi dengan air panas

Perbanyak mengkonsumsi Air putih min 8 gelas sehari

Selalu menggunakan pelembab sesuai dengan jenis kulit, akan lebih baik menggunakan pelembab yang mengandung tabir surya (sunscream)



Pengobatan jerawat secara tradisionla ini menggunakan bahan alami yang mudah didapat dan dengan biaya yang relatif terjangkau. Jenis pengobatan alternatif ini terdiri atas:

  1. Bahan temulawak 5 iris, daun mimba 7 lembar, dan pegagan 30 gram. Semua bahan direbus dengan 5 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Hasil rebusan tsb diminum 2 kali sehari masing_masing 2 gelas. Selama Proses Penyembuhan ,penderita jerawat, hindari mengkonsusmsi makanan berlemak, minyak hewani, santan, otak, telur, kacang tanah, jeroan dan makanan pedas.
  2. Daun sirih sebanyak 5-10 lembar, kemudian direbus dengan 2 gelas air didalam wadah tertutup. SEtelah mendidih, angkat dan biarkan hingga hangat ghanat kuku. ramuan ini digunkan untuk mencucu muka berjerawat, sebaiknya dilakukan secara rutin menjelang tidur dan sehabis berpergian.
  3. Setengah siung bawang putih, seruas kunyit dan sebutir kentang ukuran sedang tambah mentimun dan lidak buaya. Semua bahan dihaluskan dan dicampur hingga rata. Ramuan ini dioleskan ke seluruh permukaan kulit berjerawar sebagai masker, biarkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air hangat disusul dengan air dingin.
  4. Sebuah jeruk nipis dan sebuah mentimun atau bengkuang, dihaluskan dan diperas diambil airnya kemudian dicampurkan. Oleskan campuran bahan ke seluruh permukaan kulit wajah sebagai masker, biarkan selma 30 menit kemudian bilas dengan air hangat. Lakukan secara teratur 2hari sekali, Jika jerawat terasa perih pemakaian dihentikan.
  5. Buah mengkudu 2buah dan 2 ruas jari gula batu dihaluskan(blender ) dengan segelas air 200 cc kmudian saring dan rebus hingga mendidih. ramuan diminum saat masih hanagt setiap pagi satu jam sebelum makan. ramuan ini akan membersihkan darah kotor yang merupakan penyebab slah satu terjadinya jerawat.
  6. Bunga melati 20 kuntum, 2jari asam jawa, 2sdm sari jeruk nipis dan belerang sebesar kelereng, dicampur dan ditumbuk halus, kemudian oleskan pada kulit wajah berjerawat pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Ramuan ini bisa menyebabkan jerawat mengempis.
  7. Belimbimg  wuliuh 5 buah dan air garam secukupnya ditumbuk halus kemudian airnya diolesjkan pada kulit yang berjerawat dua kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur.
  8. Buah mahkota dewa yang masih hijau diparut dan hasil parutannya langsung ditempelkan pada kulit wajah berjerawat sebagai masker


Pemilihan kosmetika pembersih untuk perawatan jerawat berkomedo bebrbeda dengan jenis pembersih jerwat konglobata (jerawat meradang) yang penuh denga bsul dan nanah,  Kosmetika pembersih untuk berjerawat adalah:

Susu Pembersih (cleansing milk)

zat yang terkandung dalam susu pembersh adalah zat emulsi minyak dalam air (emulsi O/W). Komposisi air dan minyak yang terkadung dalam susu pembersih berbeda-beda. Susu pembersih yang kandungan minyaknnya lebih banayk, terasa lebih kental dan jenis kosmetika ini cocok digunakan untuk kulit kering. Sebaliknya, susu pembersih yang kandungan minyaknya lebih sedikit, terasa encer, dan cocock digunakan untuk perawatan jenis kulit berminyak atau berjerawat. Susu pembersih sangat bermanfaat untuk melarutka lemak, kosmetika , keringat dan debu, juga ketika digosokan dapat mengeluarkan sumbatan komedo pada pori-pori kulit wajah.

Sabun Wajah

Sabun khusus untuk perawatan kulit awajah berjerawat dsapat berupa sabun cair, krim atau sabun padat (bar). Sabun untuk perawatan kulit berkomedo sebaiknya mengandung bahan aktif pencegah komedo dan antibakterial, serta mengandung butiran scrub, tetapi untuk jerawat yang sedang merah meradang, hindari penggunaan dabun pembersih ini, karena dapat mengakibatkab bertambahnya proses peradangan. Disamping itu sabun yang baik untuk perawatan kulit berjerawat adalah sabun dengan PH rendah (sekitar 5-6) agar tidak menimbulkan iritasi.

Air Bersih

Air bersih yang digunakan untuk membersihkan kulit berjerawat, sebaiknya air hangat-hanagt kuku, hal ini dimaksudkan untuk membilas atau melarutka kulit awajah yang umumnya tergolong jenis kulit berminyak.

Larutan Penyegar (Face Lotin atau Tonic)

Face lotion mengandung air, sedangkan Face tonic mengandung sedikt alkohol dan antiseptik untuk mensterilkan kulit wajah. Larutan Penyegar untuk Kulit Wajah berjerawat menggunakan Face tonic karena sangat efektif mengurangi kandungan minyak yang terdapat pada kulit berjerawat dan adapat mensterikan serta memperkecil pori-pori kulit yang sudah keluar sumbatannya.



Jerawat sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya, jika kulit wajah yang berjerawat mendapat perlakuan secara biijkasana. Perawatan kulit berjerawan disesuaikan dengan jebis jerawat yang diderita, yaitu sbb:

Kulit Berjerawat Tanpa Radang

Perawatan kulit wajah yang berjerawat tanpa radang, gunakan facial skin care satu kali sebulan untuk menguras komedo hitam ( blackhead). Perawatan ini dapat dilakukan disalaon atau klinik kecantikan. Peralatan yang digunakan harus slalu disteril ulang setelah dipakai agar tidak menjadi saran penularan penyakit lainnnya. Proses ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang terlatih, agar pada saat mengeluarka komedo bisa dengan lembut dan tidak merusak permukaan kulit wajah. Setelah pemberian facial skin care oleskan krim antibiotik untuk mencegah komplikasi infeksi.

Kulit Berjerawat Dengan Radang

Kulit berjerawat yang disertai dengan radang ringan dapat diatasi dengan mnggunakan krim antibiotika erittromissin, gentamissin, dan kindamisin yang dileskan pada pagi dan sore.Kulit berjerawat yang mempunyai radang berat berupa bisul jerawat bernanah, memerlukan pengobatan dokter spesialis kulit. Perawatan Facial skin care harus ditunda dulu, karena akan berakibat perluasan infeksi pada jerawat. Hindari memijat sendiri jerawat merah meradang. Evakuasi nanah diupayakan dengan suntikan antiradang dan antinyeri.

Jerawat meradang sebaiknya tidak di message atau di urut, karena dapat mngakitkan proses infeksi menjadi lebih luas. Message memang akan meberikan rasa nyaman pada kulit wajah, teapi jika terlalu keras tekananannya, dapat mengaganggu anyaman serat collagen dilapisan dalam kulit (dermis), dan jerawat akan mudah tergelincir keluar saat di message wajah, apalagi engurutan disertai dengan pemakaina butiran halus (scrubbing). Penguapan pada wajah berjerawt baik untuk dehidrasi kulit wajah yang kusam dan kering, teapi jerawat yang disertai radang akan bertambah merah bila diluapi dengan uap panas, oleh kerna itu jerawat radang dilarang untuk diuapi. Dengan Perlakuan Benar , bekas jerawat yang tersisa setelah radang akan tersamarkan.

Kulit Berparut Bekas Jerawat

Vlek kecoklatan, lekukan kulit, berparut, dan mengerasnya jaringan bekas jerawat memerlukan bantuan khusus untuk memperbaikinya. Faciatl treatment TCA, AHA, micro dermabration, laser resufacing, mempunyai prinsip pengelupasan bagian luar kulit ari atau epidermis, tetapi dalam kedalam yang berbeda, sehingga memberikan harapan perbaikan kulit bekas jerawat.

Perawatan Kulit Berjerawat Melalui Makanan

Perawatan dari luar, lebih banyak berimbas pada kulit ari (epidermis) yang terletak dibagian luar kulit. Perawatan melalui makanan lebih berimbas kedalam, karena mempengaruhi kulit jangat atau dermis. Kulit yang tampak buruk karena bekas jerawat radang, sangat memerlukan asupan protein dalam jumlah banyak untuk membentuk jaringan baru. Vitamin A (betacarotene), Vitamin C, Vitamin E, dan zinc sangat diperlukan untuk metabolisme sel dalam jaringan baru. Untuk mencegah kekekringan pada kulit, cukup memngkonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari. Selain membatasi asupan lemak jenuh, juga batasi mengkonsumsi daging hewan yang berlemak, gorengan, santan, minuman bersoda, bir, dan kopi.

 



{April 29, 2012}   Perawatan kulit Sensitif

Kulit sensitif biasanya lebih tipis dan sangat peka pada hal-hal yang dapat menimbulkan alergi. Pada kulit sensitif pembuluh darah kapiler dan ujung saraf terletak sangat dekat dengan permukaan kulit, hingga kulit mudah terlihat kemerahan. Reaksi alergi pada kulit sensitif adapat berupa bercak merah, gatal, iritasi hingga luka, yang jika tidak dapa dirawat secara baik akan berdampak serius. Oleh karena sifat teersebut, perawatan kulit sensitif lebih ditujukan untuk melindungu kulit serta mngurangi dan menanggulangi iritasi.

Perawatan kulit sensitif sebaiknnya menggunakan pembersih berbentuk krim, dan menghindari pemakaina alat pembersih berbentuk sikat. Selain pembersihan , lakuakan penyegaran menggunaka Lotion yang mengandung alkohol.

Perawatan kulit sensitif dilakukan setiap hari denga cara:

  1. Membersihkan wajah dengan susu pembersih untuk kulit sensistif atau sabun wajah yang tidak mengandung sodam gel atau krim, misalnya soap free bauty bars atau rinse off bauty wash.
  2. Membubuhkan Face lotin caranya: basahi sepotong kapas dengan face lotion, kemudian tepuk-tepukan keseluruh wajah, setelah itu segera gunakan pelembab.

Perawatan insidental dilakukan sepuluh hari sekali dengan cara:

  1. Mengoleskan krim pemijat keseluruh wajah , leher, dada atas dan pundak, segera setelah dibersihkan.
  2. Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih
  3. Siapkan masker untuk kulit sensitif, kemudian oleskan campuran masker tersebut keseleuruh wajah dengan bantuan kuas mulai dari dagu, pipi kiri, pipi kanan, hidung dan dahi.
  4. Biarkan masker mengering dengan sendirinya selama 30 menit dan istirahatlah.
  5. Angkat masker dengan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat kemudian beri penyegar.

 



{April 29, 2012}   Perawatan Kulit Kombinasi

Kulit kombinasi terjadi apabila kadar minyak pada wajah tidak merata, seperti pada daerah T kelenjar minyak sangat aktif, tetapi di bagian lain tidak atau sebaliknya. Oleh karena itu, perawatan kulit kombinasi memerlukan perhatian khusus sesuai kondisi kulit.

Perawatan kulit kombinasi memerlukan penanganan yang berlaku untuk jenis normal cenderung kering atau berminyak. Lakukan perawatan kulit normal/kering di daerah pipi dan kening, sedangkan didaerah dahi, batang hidung terus ke dagu bagian atas atau untuk daerah T gunakan kosmetika untuk jenis kulit berminyak.

Perawatan kulit kombinasi setiap hari, dilakukan dengan cara:

  1. Membersihkan wajah dengan susu pembersih
  2. membubuhkan penyegar pada bagian dahi, hidung dan dagu. Bagian lain dengan Face Lotion.

Perawatan insidental dilakukan seminggu sekali dengan cara:

  1. Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat keseluruh wajah, leher, dada atas dan pundak. Lakukan pijatan dengan halus dan lembut.
  2. Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih.
  3. Siapkan masker untuk kulit kering dan berminyak, oleskan campuran masker untuk kulit berminyak kebagian dahi, hidung dan dagu dan bagian lain dengan masker kulit kering.
  4. Biarkan masker dengan sendirinya selama 30 menit dan istirahatlah.
  5. Angkat masker dengan menggunaka handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat, kemudian diberi penyegar.


{April 28, 2012}   Perawatan Kulit Berminyak

Kulit berminyak merupakan perawatan kulit khusus karena minyak yang berlebihan pada kulit wajah yang tidak dirawat, akan menjadi akan menjadi media yang baik bagi pertumbuhan bakteri yang pada saat selanjutnya dapat menjadi jerawat, radang atau infeksi. Pada kulit berminyak pori-pori kulit cenderung besar hingga mudah menyerap kotoran. Perawatan kulit berminyak bukan berarti membuat kulit benar-benar bebas minyak, tetapi menjaga agar kadar minyak tetap seimbang, dan kulit tetap dalam keadaan bersih, sehingga dapat menhambat timbulnya bakteri penyebab jerawat.

Kulit sehat sedikit mengandung minyak, tetapi jika sekresi minyak berlebihan, selain memicu timbulnya komedo dan jerawat, juga dapat mengganggu penampilan. Gunakan kosmetik pembersih berbahan dasar air atau tipe O/W (kadar air lebih tinggi dari kadar minyak) dan hindari pembersih berbahan dasar detergen maupun peringkas pori-pori berkadar alkohol tinggi. Hal ini disebabkan karena penggunaan kedua jenis pembersih tersebut dalam jangka panjang, selain dapat merusak kulit juga dapat merangsang makin meningkatnya aktivitas kelenjar palit.

Perawatan kulit di samping dilakukan setiap hari, juga dirawat 3-4 hari.

Perawatan setiap hari meliputi :

  1. Pembersihan wajah dengan sabun khusus wajah yang mengandung sulfur atau pembersih gel yang bebas minyak (oil free)
  2. membubuhkan astringent (penyegar) untuk meringkas pori. Caranya bubuhkan astringent pada sepotong kapas, kemudian tepuk-tepukan pada wajah.

Perawatan 3-4 hari sekali dengan cara:

  1. menguapi wajah atau mengompres seluruh wajah dengan handuk yang telah diluapi atau direndam dalam air hangat.
  2. Lakukan pengambilan jerawat atau komedo
  3. Oleskan krim pemijat pada kulit wajah kemudian lakukan pemijatan dengan alat kecepatan tinggi selama kurang lebih 5 menit.
  4. Angkat krim pemijat dengan menggunakan handuk yang telah dicelupkan dalam air hangat.
  5. Siapkan masker untuk kulit berjerawat. Oleskan campuran tersebut keseluruh wajah dengan bantuan kuas. Cara mengoleskan mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi.
  6. Biarkan masker mengering dengan sendirinya selama 30 menit. Selama pemakaian masker istirahatlah agar diperoleh hasil yang maksimal. Khusus untuk kulit berjerawat, gunakan lampu Infraphy (berwarna merah) selama 3 menit pada saat masker setenga kering diwajah. Tutup kedua pelupuk mata dengan kapas yang telah dicelup Boorwater.
  7. ankat masker dengan menggunakan handuk kecil atau waslap yang telah dicelupkan dalam air hangat sampai benar-benar bersih, kemuadian taburi wajah dengan bedak jerawat.


{April 28, 2012}   Perawatan Kulit Kering

Keseimbangan kadar minyak pada kulit kering cenderung terganggu, yakni kandungan lemak pada kulit kering sangat sedikit, sehingga pada kulit kering mudah terjadi penuaaan diniyang ditandai keriput, mudah timbul noda hitam, kulit terlihat kasar dan bersisik serta terlihat lelah dan kusam. Oleh hal tersebut, maka perawatan kulit kering lebih bersifat pemberian nutrisi, agar kadar minyak tetap seimbang dan kulit senantiasa terjaga kelembabannya.

Kulit kering memerlukan pembersih lunak yaitu pembersih yang mengandung pelembab seperti minyak zaitu atau pembersih yang berbentuk krim. Hindari bahan pembersih berkadar alkohol tinggi. Lakukan pemupukan kulit menggunakan pelembab yang mengandung Gliserin, Hyaluronic acid atau Demithicone. Zat-zat yang terkandung dalam pelembab tersebut merupakan Humectant. Sifat Humectant menarik air dari dalam kulit dan dari udara sekitar, sehingga proses dehidrasi kulit tidak berlanjut.

Bahan pembersih untuk kulit kering sebaiknya dipilih kosmetik berbahan dasar minyak atau oil-based, tipe W/O (kadar minyak lebihtinggi daripada air). Jenis kulit kering mengeluarkan minyak lebih sedikit daripada jenis kulit lainnya, oleh karena itu biasakan memakai tabir surya atau pelembab yang mengandung tabir surya dan zat antioksidan terutama jika melakukan kegiatan diluar rumah. Perawatan Kulit Kering juga dapat dilakukan secara rutin yaitu setiap hari dan secara berkala.

Perawatan Kulit Kering yang dilakukan setiap hari meliputi :

  1. Pembersihan wajah dan leher dengan krim pembersih yang mengandung emolients untuk mencegah dehidrasi. Angkat dengan waslap yang telah dicelupkan air hangat.
  2. Selanjutnya bubuhkan face lotion ke seluruh wajah dan segera gunakan pelembab.

Perawatan kulit kering yang dilakukan secara berkala, antara lain setiap 10 hari sekali dengan cara:

  1. Mengoleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak setelah wajah dibersihkan. Lakukan pemijatan dengan lembut dan hati-hati.
  2.  Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih.
  3.  Siapkan masker untuk kulit kering. Oleskan campuran masker ke seluruh wajah dengan bantuan kuas. Cara mengoleskan mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi.
  4. Biarkan masker kering dengan sendirinya selama kurang lebih 30 menit dan istirahatkan agar diperoleh hasil maksimal.
  5. Angkat masker dengan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat.


et cetera
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai